KLASIFIKASI MEDIA
Menurut bentuk informasi yang digunakan, kita dapat
memisahkan dan mengklasifikasi media penyaji dalam lima kelompok besar,
yaitu media visual diam, media visual gerak, media audio, media audio
visual diam, dan media audio visual gerak. Kemudian dapat kita teliti
media ini untuk membedakan proses yang dipakai untuk menyajikan pesan,
bagaimana suara atau gambar itu kita terima, apakah melalui penglihatan
langsung, proyeksi optik, proyeksi elektronik atau telekomunikasi
Dengan menganalisis media melalui bentuk penyajian
dan cara penyajiannya, kita mendapatkan suatu format klasifikasi yang
meliputi tujuh kelompok media penyaji, yaitu (a) kelompok kesatu;
grafis, bahan cetak, dan gambar diam, (b) kelompok kedua; media proyeksi
diam, (c) kelompok ketiga; media audio, (d) kelompok keempat; media
audio-visual diam, (e) kelompok kelima; media gambar hidup/film, (f)
kelompok keenam; media televisi, dan (g) kelompok ketujuh; multimedia.
Perlu kita ingat bahwa masih ada media lain yang
tidak termasuk media penyaji, yaitu media objek dan media interaktif.
Kedua media ini akan dibicarakan secara khusus setelah selesai membahas
masing-masing ketujuh kelompok media penyaji.
A. KELOMPOK MEDIA GRAFIS, BAHAN CETAK DAN GAMBAR DIAM
1. MEDIA GRAFIS
Media grafis adalah media visual yang menyajikan fakta,
ide atau gagasan melalui penyajian kata-kata, kalimat, angka-angka, dan
simbol/ gambar. Grafis biasanya digunakan untuk menarik perhatian,
memperjelas sajian ide, dan mengilustrasikan fakta-fakta sehingga
menarik dan diingat orang.
Yang termasuk media grafis antara lain :
1) Grafik, yaitu penyajian data berangka melalui perpaduan antara angka, garis, dan simbol.
2) Diagram,
yaitu gambaran yang sederhana yang dirancang untuk memperlihatkan
hubungan timbal balik yang biasanya disajikan melalui garis-garis
simbol.
3) Bagan,
yaitu perpaduan sajian kata-kata, garis, dan simbol yang merupakan
ringkasan suatu proses, perkembangan, atau hubungan-hubungan penting.
4) Sketsa, yaitu gambar yang sederhana atau draft kasar yang melukiskan bagian-bagian pokok dari suatu bentuk gambar.
5) Poster, yaitu sajian kombinasi visual yang jelas, menyolok, dan menarik dengan maksud untuk menarik perhatian orang yang lewat.
6) Papan
Flanel, yaitu papan yang berlapis kain flanel untuk menyajikan gambar
atau kata-kata yang mudah ditempel dan mudah pula dilepas.
7) Bulletin
Board, yaitu papan biasa tanpa dilapisi kain flanel. Gambar-gambar atau
tulisan-tulisan biasanya langsung ditempelkan dengan menggunakan lem
atau alat penempel lainnya.
Kelebihan Media Grafis :
1) Dapat mempermudah dan mempercepat pemahaman siswa terhadap pesan yang disajikan.
2) Dapat dilengkapi dengan warna-warna sehingga lebih menarik perhatian siswa.
3) Pembuatannya mudah dan harganya murah.
Kelemahan Media Grafis
1) Membutuhkan keterampilan khusus dalam pembuatannya, terutama untuk grafis yang lebih kompleks.
2) Penyajian pesan hanya berupa unsur visual.
2. MEDIA BAHAN CETAK
Media bahan cetak adalah media visual yang pembuatannya
melalui proses pencetakan/printing atau offset. Media bahan cetak ini
menyajikannya pesannya melalui huruf dan gambar-gambar yang
diilustrasikan untuk lebih memperjelas pesan atau informasi yang
disajikan. Jenis media bahan cetak ini diantaranya adalah:
1) Buku
Teks, yaitu buku tentang suatu bidang studi atau ilmu tertentu yang
disusun untuk memudahkan para guru dan siswa dalam upaya mencapai tujuan
pembelajaran. Penyusunan buku teks ini disesuaikan dengan urutan
(sequence) dan ruang lingkup (scope) GBPP tiap bidang studi tertentu.
2) Modul,
yaitu suatu paket program yang disusun dalam bentuk satuan tertentu dan
didesain sedemikian rupa guna kepentingan belajar siswa. Satu paket
modul biasanya memiliki komponen petunjuk guru, lembaran kegiatan siswa,
lembaran kerja siswa, kunci lembaran kerja, lembaran tes, dan kunci
lembaran tes.
3) Bahan
Pengajaran Terprogram, yaitu paket program pengajaran individual,
hampir sama dengan modul. Perbedaannya dengan modul, bahan pengajaran
terprogram ini disusun dalam topik-topik kecil untuk setiap
bingkai/halamannya. Satu bingkai biasanya berisi informasi yang
merupakan bahan ajaran, pertanyaan, dan balikan/respons dari pertanyaan
bingkai lain.
Kelebihan Media Bahan Cetak:
1) Dapat menyajikan pesan atau informasi dalam jumlah yang banyak.
2) Pesan atau informasi dapat dipelajari oleh siswa sesuai dengan kebutuhan, minat, dan kecepatan masing-masing.
3) Dapat dipelajari kapan dan dimana saja karena mudah dibawa.
4) Akan lebih menarik apabila dilengkapi dengan gambar dan warna.
5) Perbaikan/revisi mudah dilakukan.
Kelemahan Media Bahan Cetak:
1) Proses pembuatannya membutuhkan waktu yang cukup lama.
2) Bahan cetak yang tebal mungkin dapat membosankan dan mematikan minat siswa untuk membacanya.
3) Apabila jilid dan kertasnya jelek, bahan cetak akan mudah rusak dan sobek.
3. MEDIA GAMBAR DIAM
Media gambar diam adalah media visual yang berupa gambar
yang dihasilkan melalui proses fotografi. Jenis media gambar ini adalah
foto.
Kelebihan Media Gambar Diam:
1) Dibandingkan dengan grafis, media foto ini lebih konkret.
2) Dapat menunjukkan perbandingan yang tepat dari objek yang sebenarnya.
3) Pembuatannya mudah dan harganya murah.
Kelemahan Media Gambar Diam:
1) Biasanya ukurannya terbatas sehingga kurang efektif untuk pembelajaran kelompok besar.
2) Perbandingan yang kurang tepat dari suatu objek akan menimbulkan kesalahan persepsi.
B. KELOMPOK MEDIA PROYEKSI DIAM
Media proyeksi diam adalah media visual yang
diproyeksikan atau media yang memproyeksikan pesan, dimana hasil
proyeksinya tidak bergerak atau memiliki sedikit unsur gerakan.
Jenis media ini diantaranya : OHP/OHT, Opaque Projector, Slide, dan Filmstrip.
1. MEDIA OHP DAN OHT
OHT (Overhead Transparency) adalah media visual yang diproyeksikan melalui alat proyeksi yang disebut OHP (Overhead Projector).
OHT terbuat dari bahan transparan yang biasanya berukuran 8,5 X 11
inci. Ada 3 jenis bahan yang dapat digunakan sebagai OHT, yaitu:
1) Write on film (plastik transparansi), yaitu jenis transparansi yang dapat ditulisi atau digambari secara langsung dengan menggunakan spidol.
2) PPC transparency film (PPC = Plain Paper Copier), yaitu jenis transparansi yang dapat diberi tulisan atau gambar dengan menggunakan mesin photocopy.
3) Infrared transparency film, yaitu jenis transparansi yang dapat diberi tulisan atau gambar dengan menggunakan mesin thermofax.
OHP (Overhead Projector) adalah media yang
digunakan untuk memproyeksikan program-program transparansi pada sebuah
layar. Biasanya alat ini digunakan untuk menggantikan papan tulis.
Ada dua jenis model OHP, yaitu :
1) OHP Classroom,
yaitu OHP yang dirancang dan dibuat secara permanen untuk disimpan di
suatu kelas atau ruangan. Biasanya memiliki bobot yang lebih berat
dibandingkan dengan OHP jenis portable.
2) OHP Portable, yaitu OHP yang dirancang agar mudah dibawa kemana-mana, sehingga ukuran dan bobot beratnya lebih kecil.
Kelebihan Media OHT/OHP:
1) Dapat digunakan untuk menyajikan pesan di semua ukuran ruangan kelas.
2) Menarik, karena memungkinkan penyajian yang variatif dan disertai dengan warna-warna yang menarik.
3) Tatap muka dengan siswa selalu terjaga dan memungkinkan siswa untuk mencatat hal-hal yang penting.
4) Tidak memerlukan operator secara khusus dan tidak pula memerlukan penggelapan ruangan.
5) Dapat menyajikan pesan yang banyak dalam waktu yang relatif singkat.
6) Program OHT dapat digunakan berulang-ulang.
Kelemahan Media OHT/OHP:
1) Memerlukan perencanaan yang matang dalam pembuatan dan penyajiannya.
2) OHT
dan OHP merupakan hal yang tak dapat dipisahkan, karena sebuah gambar
dalam kertas biasa tidak bisa diproyeksikan melalui OHP.
3) Urutan OHT mudah kacau, karena merupakan urutan yang lepas.
2. MEDIA OPAQUE PROJEKTOR
Opaque Projector atau proyektor tak tembus pandang
adalah media yang digunakan untuk memproyeksikan bahan dan benda-benda
yang tidak tembus pandang, seperti buku, foto, dan model-model baik yang
dua dimensi maupun yang tiga dimensi. Berbeda dengan OHP, opaque
projector ini tak memerlukan transparansi, tapi memerlukan penggelapan
ruangan. Opaque projector biasanya dapat pula digunakan untuk
memproyeksikan film bingkai/slide akan tetapi tidak dilengkapi dengan
tape recorder. Kelebihan dan kelemahan media opaque projector ini hampir
mirip dengan kelemahan dan kelebihan media OHP dan media Slide. Oleh
karena opaque projector dengan segala karakteristiknya dapat berfungsi
sebagai OHP dan Slide Projector.
3. MEDIA SLIDE
Media slide atau film bingkai adalah media visual yang
diproyeksikan melalui alat yang disebut dengan proyektor slide. Slide
atau film bingkai terbuat dari film positif yang kemudian diberi bingkai
yang terbuat dari karton atau plastik. Film positif yang biasa
digunakan untuk film slide adalah film positif yang ukurannya 35 mm
dengan ukuran bingkai 2 x 2 inchi. Sebuah program slide biasanya terdiri
atas beberapa bingkai yang banyaknya tergantung pada bahan/ materi yang
akan disampaikan.
Kelebihan Media Slide:
1) Membantu menimbulkan pengertian dan ingatan yang kuat pada pesan yang disampaikan dan dapat dipadukan dengan unsur suara.
2) Merangsang minat dan perhatian siswa dengan warna dan gambar yang kongkrit.
3) Program slide mudah direvisi sesuai dengan kebutuhan, karena filmnya terpisah-pisah.
4) Penyimpanannya mudah karena ukurannya kecil.
Kelemahan Media Slide:
1) Memerlukan penggelapan ruangan untuk memproyeksikannya.
2) Pembuatannya memerlukan waktu yang cukup lama, jika program yang dibuatnya cukup panjang.
3) Memerlukan biaya yang boleh dikatakan besar.
4) Hanya dapat menyajikan gambar yang diam (geraknya terbatas walaupun dengan menggunakan lebih dari sebuah proyektor.
4. MEDIA FILM STRIP
Filmstrip atau film rangkai atau film gelang adalah
media visual proyeksi diam, yang pada dasarnya hampir sama dengan media
slide. Hanya filmstrip ini terdiri atas beberapa film yang merupakan
satu kesatuan (merupakan gelang, dimana antara ujung yang satu dengan
ujung yang lainnya bersatu). Jumlah frame atau gambar dari suatu
filmstrip ada yang berjumlah 50 buah dan ada pula yang berjumlah 75 buah
dengan panjang 100 sampai dengan 130 cm.
Kelebihan filmstrip dibanding film slide adalah media
filmstrip mudah penggandaannya karena tidak memerlukan bingkai, juga
frame-frame filmstrip tidak akan tertukar karena merupakan satu
kesatuan. Akan tetapi pengeditan dan perbaikan/ revisi filmstrip relatif
agak sukar, karena harus dilakukan di laboratorium khusus.
C. KELOMPOK MEDIA AUDIO
Media audio adalah media yang penyampaian pesannya hanya
dapat diterima oleh indera pendengaran. Pesan atau informasi yang akan
disampaikan dituangkan ke dalam lambang-lambang auditif yang berupa
kata-kata, musik, dan sound effect.
Jenis media audio ini diantaranya :
1. MEDIA RADIO
Radio adalah media audio uang penyampaian pesannya
dilakukan melalui pancaran gelombang elektromagnetik dari suatu
pemancar. Pemberi pesan (penyiar) secara langsung dapat
mengkomunikasikan pesan atau informasi melalui suatu alat (microfon)
yang kemudian diolah dan dipancarkan ke segenap penjuru melalui
gelombang elektromagnetik dan Klasifikasi penerima pesan (pendengar)
menerima pesan atau informasi tersebut dari pesawat radio di rumah-rumah
atau para siswa mendengarkannya di kelas-kelas.
Kelebihan Media Radio:
1) Memiliki variasi program yang cukup banyak.
2) Sifatnya mobile, karena mudah dipindah-pindah tempat dan gelombangnya.
3) Baik untuk mengembangkan imajinasi siswa.
4) Dapat
lebih memusatkan perhatian siswa terhadap kata, kalimat atau musik,
sehingga sangat cocok digunakan untuk pengajaran bahasa.
5) Jangkauannya sangat luas, sehingga dapat didengar oleh massa yang banyak.
6) Harganya relatif murah.
Kelemahan Media Radio:
1) Sifat komunikasinya hanya satu arah (one way communication).
2) Jika siarannya monoton akan lebih cepat membosankan siswa untuk mendengarkannya.
3) Program siarannya selintas, sehingga tidak bisa diulang-ulang dan disesuaikan dengan kemampuan belajar siswa secara individual.
2. MEDIA ALAT PEREKAM PITA MAGNETIK
Alat perekam pita magnetik atau kaset tape recorder
adalah media yang menyajikan pesannya melalui proses perekaman kaset
audio. Tidak seperti radio yang menggunakan gelombang elektromagnetik
sebagai alat pemancarannya.
Kelebihan Media Alat Perekam Pita Magnetik:
1) Pita rekaman dapat diputar berulang-ulang sesuai dengan kebutuhan siswa.
2) Rekaman dapat dihapus dan digunakan kembali.
3) Mengembangkan daya imajinasi siswa.
4) Sangat efektif untuk pembelajaran bahasa.
5) Penggandaan programnya sangat mudah.
Kelemahan Media Alat Perekam Pita Magnetik:
1) Daya jangkauannya terbatas.
2) Biaya penggandaan alatnya relatif lebih mahal dibanding radio.
D. KELOMPOK MEDIA AUDIO VISUAL DIAM
Media audio visual diam adalah media yang penyampaian
pesannya dapat diterima oleh indera pendengaran dan indera
pengelihatan, akan tetapi gambar yang dihasilkannya adalah gambar diam
atau sedikit memiliki unsur gerak.
Jenis media ini antara lain media sound slide (slide
suara), film strip bersuara, dan halaman bersuara. Kelebihan dan
kelemahan media ini tidak jauh berbeda dengan media proyeksi diam. Perbedaannya adalah adanya aspek suara pada media audiovisual diam.
E. KELOMPOK MEDIA FILM (MOTION PICTURES)
Film disebut juga gambar hidup (motion pictures), yaitu serangkaian
gambar diam (still pictures) yang meluncur secara cepat dan
diproyeksikan sehingga menimbulkan kesan hidup dan bergerak. Film
merupakan media yang menyajikan pesan audiovisual dan gerak. Oleh
karenanya, film memberikan kesan yang impresif bagi pemirsanya.
Ada beberapa jenis film, diantaranya film bisu, film
bersuara, dan film gelang yang ujungnya saling bersambungan dan
proyeksinya tak memerlukan penggelapan ruangan.
Kelebihan Media Film:
1) Memberikan pesan yang dapat diteima secara lebih merata oleh siswa.
2) Sangat bagus untuk menerangkan suatu proses.
3) Mengatasi keterbatasan ruang dan waktu.
4) Lebih realistis, dapat diulang-ulang dan dihentikan sesuai dengan kebutuhan.
5) Memebrikan kesan yang mendalam, yang dapat mempengaruhi sikap siswa.
Kekurangan Media Film:
1) Harga produksinya cukup mahal.
2) Pembuatannya memerlukan banyak waktu dan tenaga.
3) Memerlukan operator khusus untuk mengoperasikannya.
4) Memerlukan penggelapan ruangan.
F. KELOMPOK MEDIA TELEVISI
Televisi adalah media yang dapat menempilkan pesan
secara audiovisual dan gerak (sama dengan film). Jenis media televisi
diantaranya: televisi terbuka (open boardcast television), televisi
siaran terbatas/TVST (Cole Circuit Television/CCTV), dan video-cassette
recorder (VCR).
1. MEDIA TELEVISI TERBUKA
Media televisi terbuka adalah media audio-visual gerak
yang penyampaian pesannya melalui pancaran gelombang elektromagnetik
dari satu stasiun, kemudian pesan tadi diterima oleh pemirsa melalui
pesawat televisi.
Kelebihan Media Televisi Terbuka:
1) Informasi/pesan yang disajikannya lebih aktual.
2) Jangkauan penyebarannya sangat luas.
3) Memberikan pesan yang dapat diterima secara lebih merata oleh siswa.
4) Sangat bagus untuk menerangkan suatu proses.
5) Mengatasi keterbatasan ruangdn waktu.
6) Memberikan kesan yang mendalam, yang dapat mempengaruhi sikap siswa.
Kelemahan Media Televisi Terbuka:
1) Programnya tidak dapat diulang-ulang sesuai kebutuhan.
2) Sifat komunikasinya hanya satu arah.
3) Gambarnya relatif kecil.
4) Kadangkala terjadi distorsi gambar dan warna akibat kerusakan atau gangguan magnetik.
2. MEDIA TELEVISI SIARAN TERBATAS (TVST)
TVST atau CCTV adalah media audiovisual gerak yang
penyampaian pesannya didistribusikan melalui kabel (bukan TV kabel).
Dengan perkataan lain, kamera televisi mengambil suatu objek di studio,
misalnya guru yang sedang mengajar, kemudian hasil pengambilan tadi
didistribusikan melalui kabel-kabel ke pesawat televisi yang ada di
ruangan-ruangan kelas. Kelebihan televisi siaran terbatas ini
dibandingkan dengan televisi terbuka diantaranya adalah komunikasi dapat
dilakukan secara dua arah (hubungan antara studio dan kelas dilakukan
melalui intercom), kebutuhan siswa dapat lebih diperhatikan dan
terkontrol. Sedangkan kelemahannya adalah jangkauannya relatif terbatas.
3. MEDIA VIDEO CASSETTE RECORDER (VCR)
Berbeda dengan media film, media VCR perekamannya
dilakukan dengan menggunakan kaset video, dan penayangannya melalui
pesawat televisi; sedangkan media film, perekaman gambarnya menggunakan
film selluloid yang positif dan gambarnya diproyeksikan melalui proyeksi
ke layar. Secara umum, kelebihan media VCR sama dengan kelebihan yang
dimiliki oleh media televisi terbuka. Selain itu, media VCR ini memiliki
kelebihan lainnya yaitu programnya dapat diulang-ulang. Akan tetapi kelemahannya adalah jangkauannya terbatas.
G. KELOMPOK MULTI MEDIA
Pengertian multi media sering dikacaukan dengan
pengertian multi image. Multi media merupakan suatu sistem penyempaian
dengan menggunakan berbagai jenis bahan belajar yang membentuk suatu
unit atau paket. Contohnya suatu modul belajar yang terdiri atas bahan
cetak, bahan audio, dan bahan audiovisual. Sedangkan multi image
merupakan gabungan dari beberapa jenis proyeksi visual yang digabungkan
lagi dengan komponen audio yang kuat, sehingga dapat diselenggarakan
pertunjukan besar yang cocok untuk penyajian di suatu auditorium yang
luas.
Kelebihan Multi Media:
1) Siswa memiliki pengalaman yang beragam dari segala media.
2) Dapat menghilngkan kebosanan siswa karena media yang digunakan lebih bervariasi.
3) Sangat baik untuk kegiatan belajar mandiri.
Kelemahan Multi Media:
1) Biayanya cukup mahal.
2) Memerlukan perencanaan yang matang dan tenaga yang profesional.
H. MEDIA OBJEK
Media objek merupakan media tiga dimensi yang
menyampaikan informasi tidak dalam bentuk penyajian, melainkan melalui
ciri fisiknya sendiri, seperti ukurannya, bentuknya, beratnya,
susunannya, warnanya, fungsinya, dan sebagainya.
Media objek ini dapat dibagi menjadi dua kelompok, yaitu media objek sebenarnya dan media objek pengganti. Media
objek sebenarnya dibagi dua jenis, yaitu media objek alami dan media
objek buatan. Media objek alami dapat dibagi ke dalam dua jenis yaitu
objek alami yang hidup dan objek alami yang tidak hidup. Sebagai contoh
objek alami yang hidup adalah ikan, burung elang, singa, dan sebagainya.
Sedangkan objek alami yang tidak hidup adalah batu-batuan, kayu, air,
dan sebagainya. Objek buatan, yaitu buatan
manusia, contohnya gedung, mainan, jaringan transportasi dan sebagainya.
Media objek kelompok ke dua terdiri atas benda-benda tiruan yang dibuat
untuk mengganti benda-benda yang sebenarnya. Objek-objek pengganti
dikenal dengan sebutan replika, model, dan benda tiruan. Replika dapat
didefinisikan sebagai reproduksi statis dari suatu objek dengan ukuran
yang sama dengan benda yang sebenarnya. Model merupakan sebuah
reproduksi yang kelihatannya sama, tapi biasanya diperkecil atau
diperbesar dalam skala tertentu. Benda tiruan ada dua macam, yaitu
pertama merupakan bangunan yang dibuat kurang lebih menyerupai suatu
benda yang besar, misalnya bagian dari sebuah kapal terbang (sayap).
Bentuk benda tiruan yang kedua ialah bentuk yang menggambarkan
mekanisasi kerja suatu benda, misalnya sistem pembakaran automobil.
I. MEDIA INTERAKTIF
Karakteristik terpenting kelompok media ini adalah bahwa
siswa tidak hanya memperhatikan media atau objek saja, melainkan juga
dituntut untuk berinteraksi selama mengikuti pembelajaran. Sedikitnya
ada tiga macam interaksi. Interaksi yang pertama ialah yang menunjukkan
siswa berinteraksi dengan sebuah program, misalnya siswa diminta mengisi
blanko pada bahan belajar terprogram. Bentuk interaksi yang kedua ialah
siswa berinteraksi dengan mesin, misalnya mesin pembelajaran,
simulator, laboratorium bahasa, komputer, atau kombinasi diantaranya
yang berbentuk video interaktif. Bentuk interaksi ketiga ialah mengatur
interaksi antara siswa secara teratur tapi tidak terprogram; sebagai
contoh dapat dilihat pada berbagai permainan pendidikan atau simulasi
yang melibatkan siswa dalam kegiatan atau masalah, yang mengharuskan
mereka untuk membalas serangan lawan atau kerjasama dengan teman seregu
dalam memecahkan masalah. Dalam hal ini siswa harus dapat menyesuaikan
diri dengan situasi yang timbul karena tidak ada batasan yang kaku
mengenai jawaban yang benar. Jadi permainan pendidikan dan simulasi yang
berorientasikan pada masalah memiliki potensi untuk memberikan
pengalaman belajar yang merangsang minat dan realistis. Oleh karena itu,
guru menganggapnya sebagai sumber terbaik dalam urusan media
komunikasi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar