Sabtu, 23 Maret 2019

Marketing PR & MICE

Marketing PR

Marketing Public Relations adalah proses merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi program yang mendorong pembelian dan kepuasan pelanggan melalui komunikasi informasi dan impresi yang kredibel. Seperti halnya iklan, hubungan masyarakat (public relations) juga menjadi kiat pemasaran penting. Perusahaan tidak hanya harus berhubungan secara konstruktif dengan pelanggan, pemasok dan penyalur, namun juga harus berhubungan dengan kumpulan kepentingan masyarakat besar. Banyak perusahaan kini membentuk Divisi Marketing Public Relations untuk mempromosikan dan menjaga citra perusahaan atau produknya. Dengan mengikuti training ini, diharapkan para peserta dapat memahami strategi dan teknik-teknik menjalankan Marketing Public Relations secara efektif dan terintegrasi guna memperoleh hasil maksimal.

Seberapa pentingkah Marketing Public Relations untuk diperhatikan? berikut saya jelaskan.
Dalam manajemen umum kita mengenal istilah MBO (Management by Objective) yang secara formal disebut Total Management System. Dalam konteks Public Relations, Manajemen Public Relations lebih menekankan pada hasil akhir dibandingkan evaluasi kinerja suatu proyek.
Beberapa prinsip-prinsip yang dapat diterapkan dalam menerapkan sistem MBO ke dalam Manajemen Public Relations, antara lain :
Public Relations merupakan suatu hal vital dalam perusahaan. Vital karena berhubungan dengan kemampuan membentuk opini. Dalam hal ini seorang manajer dan Direksi harus memiliki keterampilan dalam bidang Public Relations untuk memberikan opini, pandangan yang berkaitan dengan bidangnya dan berhubungan dengan citra perusahaan. Public Relations dapat diformalkan menjadi Departemen/Divisi jika bidang komunikasi yang harus ditangani sudah meluas dan perusahaan sudah berkembang pesat.
Tugas Public Relations bagi perusahaan adalah mengumpulkan fakta dan memberikan masukan kepada pihak perusahaan, misalnya pemberian data bagi pimpinan untuk persiapan rapat umum pemegang saham.
Cara kerja Public Relations harus berdasarkan skala prioritas, Public Relations bekerja berdasarkan program yakni program mana yang menjadi prioritas dan sangat mendesak.
Evaluasi kegiatan Public Relations, melalui Self Evaluation (bagaimana kinerja Public Relations dapat dinilai secara internal oleh karyawannya) dan Polling (bagaimana citra perusahaan di mata masyarakat).
Sumber-sumber Public Relations harus dapat dimanfaatkan. Pengertian sumber tidak hanya internal Public Relations melainkan dari bagian/departemen lainnya. Data tersebut diharapkan dapat dipakai kapan saja. Untuk perusahaan yang besar dibutuhkan dana publikasi yang cukup banyak untuk diinformasikan luas kepada khalayak.
Seberapa jauh kontribusi Public Relations pada tujuan akhir perusahaan ? Setiap personil yang memberikan input kepada Public Relations dapat diolah menjadi rencana jangka panjang dan rencana jangka pendek perusahaan. Dalam hal ini Public Relations tidak memiliki blue print atau standar tertentu tetapi lebih didasarkan pada program yang cocok dengan perusahaan.

 Apakah penting teknik negosiasi dalam bisnis/pengembangan Marketing Public Relation?
negosiasi mengarah ke berhasilan meraih laba tidak ada pelaku bisnis yang menganut asas berbisnis untuk rugi. Semua ingin untung, lalu siapa yang rugi? Yang rugi adalah mereka yang karena kesalahan sendiri,tidak menguasai teknik negosiasi. Negosiasi pada dasarnya adalah asas memberi dan menerima, memberi sedikit mungkin dan menerima sebanyak mungkin. Seorang negosiator ulung selalu tahu kapan sebaiknya memberi dan kapan harus menerima.
Menuju kemahiran dalam bernegosiasi?
Seorang negosiator selalu dituntut untuk selalu tahu kapan sebaiknya memberi dan kapan harus menerima, juga peka melihat situasi dan suasana kapan untuk menekan lawan bicaranya.
Teknik negosiasi bukan hanya dipakai sebagai alat untuk menyudutkan tetapi juga untuk bela diri bila tersudut. Teknik negosiasi tidak mengajarkan teknik pandai bicara, lebih dari itu sebagai teknik yang berakar pada panutan : ?Diam itu emas, bicara itu perak, tapi tahu kapan harus diam dan kapan harus bicara itulah berlian.
Negosiasi adalah suatu kegiatan yang unik, ada unsur sains, seni/kiat dan teknik. Lokakarya aktif ini akan menunjukkan kepada anda bagaimana bekerjasama daripada agak bersaing dengan pihak lain untuk mendapatkan hasil yang baik bagi kedua pihak.
Studi kasus, latihan, film, dikombinasikan dengan main peran yang direkam dan diputar kembali akan membuat anda berpengalaman dalam tekanan negosiasi dari kedua sisi, sehingga akan melengkapi perencanaan strategi anda dengan hasil akhir tanpa kehilangan laba.

Peranan penting Marketing Public Relation :
1. Menumbuhkembangkan kesadaran konsumennya terhadap produk yang tengah diluncurkan itu.
2. Membangun kepercayaan konsumen terhadap citra perusahaan atau manfaat (benefit) atas produk yang ditawarkan / digunakan
3. Mendorong antusiasme (sales force) melalui suatu artikel sponsor (advertorial) tentang kegunaan dan manfaat suatu produk.
4. Menekan biaya promosi iklan komersial, baik di media elektronik maupun media cetak dan sebagainya demi tercapainya efisiensi biaya.
5. Komitmen untuk meningkatkan pelayanan-pelayanan kepada konsumen, termasuk upaya mengatasi keluhan-keluhan (complain handling) dan lain sebagainya demi tercapainya kepuasan pihak pelanggannya.
6. Membantu mengkampanyekan peluncuran produk-produk baru dan sekaligus merencanakan perubahan posisi produk yang lama.
7. Mengkomunikasikan terus menerus melalui media Public Relations (House PR Journal) tentang aktivitas dan program kerja yang berkaitan dengan kepedulian sosial dan lingkungan hidup agar tercapainya publikasi yang positif di mata masyarakat / publik.


MICE
Apa itu MICE?
MICE adalah singkatan dari Meeting, Incentive, Convference, Exhibition. 
MICE adalah jenis kegiataan yang terdapat dalam industri pariwisata, kegiatan ini telah direncanakan  secara matang oleh kelompok atau kumpulan orang yang telah memiliki kesamaan tujuan dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut.

Apa itu Meeting, Incentive, Conference, Exhibition?   

  •  Meeting adalah istilah dari bahasa inggris yang berarti rapat, pertemuan, atau persidangan.
  • Incentive adalah kegiataan yang diadakan oleh sebuah perusahaan atau organisasi guna memberikan apresiasi untuk para karyawan dan rekan kerja yang biasa diadakan diluar kantor atau berupa perjalanan.
  • Conference adalah kegiatan rapat atau pertemuan penting untuk berunding atau bertukar pendapat mengenai suatu permasalahan yang dihadapi bersama.
  • Exhibition adalah suatu kegiatan yang diadakan untuk menyebarluaskan informasi dan promosi yang berhubungan dengan penyelenggaraan konvensi atau yang berkaitan dengan pariwisata. 
Pertimbangan Pelaksanaan MICE:
  1. Penetapan lokasi dan ruang MICE
  2. Perlengkapan fasilitas MICE
  3. Penanganan transfortasi
  4. Pelayanan makanan dan minuman 
  5. Akomodasi 
 Peranan MICE di lingkungan Masyarakat
Industri jasa MICE diyakini memiliki peran sentral bagi pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Di banyak negara maju peran MICE sudah menjadi pemacu dan pemicu bagi tumbuh kembangnya sektor ekonomi lainnya.
Demikian dengan pandangan Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) dan Danamon American Express Corporate Card yang disampaikan secara tertulis di akhir perhelatan acara Indonesia Corporate Meeting&Incentive Travel Mart (ICMITM) ke-6 di semarang, Jawa Tengah.

Dampak Perkembangan MICE
Berkembangnya industri pariwisata dan perhotelan dalam beberapa tahun terakhir turut berdampak pada perkembangan industri MICE (meeting, incentive, convention, exhibition). Sebagai tuan rumah, Indonesia boleh berbangga atas suksesnya penyelenggaraan konfrensi APEC 2013 di Bali pada Oktober lalu. Hal ini membuktikan bahwa Indonesia adalah pasar potensial yang memicu para investor untuk membangun hotel dan banyak perusahaan pameran internasional membuat pameran di Indonesia. Dalam pembukaan The 6th Indonesia MICE Outlook pada 5-6 Desember 2013 di Upper Room, Jakarta, Direktur Promosi Konvensi, Insentif, Event dan Minat Khusus Kementerian Pariwisata Ekonomi Kreatif Rizki Handayani menyatakan bahwa industri MICE turut menyumbangkan 3,3 persen kemajuan industri pariwisata. Meski terbilang kecil, namun kontribusi aktivitas MICE terhadap revenue perhotelan berkisar di angka 40-60 persen dan hal ini sangatlah signifikan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar